Senin, 15 Maret 2010

Make it Happen!!!

Hari ini seorang teman menawariku menjadi sekretaris calon bupati, jika beliau berhasil menjadi bupati, alhasil... aku bisa menjadi sekretaris beliau selama masa pemerintahan beliau.
Namun.... dengan sangat sadar aku menolak "menarik sekali tawaran itu, aku juga ingin menjadi perempuan yang berpolitik, tapi aku juga memiliki tanggung jawab di perusahaan sekarang. Aku tidak bisa meninggalkannya begitu saja (selain memang aku masih merasa nyaman disini)."
temankupun kecewa, karena menurut dia... akulah yang memenuhi kualifikasi seperti yang dia & calon bupati itu mau, tapi... aku akan memberikan kesempatan ini untuk sahabatku "Tri".
Dia sudah hampir 3 tahun menjadi staf ticketing di sebuah travel agent, yang notabene semua tahu bahwa menjadi staf tikecting itu tidak se-menyenangkan yang dibayangkan, belum lagi jika harus mengganti kerugian tiket yang bukan karena kesalahannya (bisa makin gila kan...).
So... saat aku memberitahukan hal ini ke sahabatku, dia dengan sangat takut merespon (karena dia tidak memiliki sedikitpun pengalaman menjadi sekretaris & basic politik). Tapi aku memohon padanya untuk segera beranjak dari "kursinya" sekarang, jika tidak sekarang mencoba hal yang baru (ada kesempatan pula), kapan lagi??!!
Akhirnya dia mau memulai merespon tawaranku itu, & ternyata gayung bersambut, pihak manajemen dari calon bupati itu interest untuk tahu lebih jauh tentang sahabatku ini.
Dan... dengan segera mereka akan melakukan wawancara untuk mengetahui job desk & salary (mungkin).

Aku mendorongnya untuk beranjak dari "kursi" itu secepatnya.
Dia harus berani melakukan langkah untuk memulai mewujudkan mimpinya.
Aku percaya, berawal dari satu langkah yang kita iman'i... maka kita akan semakin mudah membuat langkah-langkah yang lebih jauh lagi.
Tri... i'll beside you, dont worry, just keep dreaming & reach it for your future.
Gbu

by: Dhee



Kamis, 11 Maret 2010

12 PELUKAN SEHARI AGAR AWET MUDA.


12 PELUKAN SEHARI AGAR AWET MUDA


Jika rumah tangga Anda di ambang kehancuran, cobalah memeluk pasangan Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan bercerai,” kata master reiki di India.


“Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 4 pelukan sehari. Untuk kesehatan, kita butuh 8 pelukan perhari. Untuk awet muda, kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan perhari,” kata Virginia Satir, terapis keluarga.

Mungkin Anda sedikit heran, benarkah pelukan memiliki kekuatan yang begitu hebat, hingga bisa membuat sehat, panjang umur, dan awet muda? Kapan terakhir kali Anda memeluk seseorang atau seseorang memeluk Anda? Jika jawabannya jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali, coba ingat-ingat, apa yang belakangan ini Anda rasakan? Bisa jadi Anda sering sakit-sakitan, depresi, stres, sakit kepala, dan emosional.

Berbagai penelitian menunjukkan terapi pelukan bisa menyembuhkan penyakit fisik dan psikis. Bisa mengatasi stres, depresi dan lain-lain. Orang yang dipeluk, ataupun memeluk, merasakan adanya kekuatan cinta yang mengelilingi mereka. Kekuatan ini yang membuat kekebalan tubuh kita semakin meningkat.

Saat berpelukan, tubuh melepaskan oxytocin, hormon yang berhubungan dengan perasaan damai dan cinta. Hormon oxytocin ini membuat jantung dan pikiran sehat. Hormon oxytocin ini baru bisa keluar jika manusia memiliki kehidupan sehat, merasa damai dan tentram.

Terapi pelukan hampir sama dengan terapi jalan kaki. Terapi pelukan meningkatkan keseimbangan tubuh, kesehatan, dan mengurangi tingkat stres, khususnya para profesional muda yang bekerja di kota metropolitan.

Pelukan bukan berarti Anda harus mencari suami atau kekasih untuk melakukan hal ini. Pelukan dapat dilakukan pada siapa saja dengan penuh kasih dan damai. Tentu saja pelukan ini bukan berkonotasi negatif apalagi mengikutsertakan gairah.

Pelukan ini juga bukan ‘pelukan sosial’, seperti berjabat tangan, mencium pipi kiri dan kanan, seperti yang dilakukan oleh budaya masyarakat beberapa negara pada saat pesta atau pertama kali bertemu.

Pelukan yang dimaksud adalah pelukan saling menyentuh, tubuh dengan tubuh saling mengikat dan menyentuh. Ketika saling berpelukan, akan terasa perasaan nyaman dan damai.

Di Indonesia juga beberapa negara lainnya berpelukan hanya dilakukan pada pasangan suami istri, saudara, orang tua ke anaknya. Di Amerika sebuah lembaga ada yang mengkoordinir untuk mengadakan Free Hug di jalanan.

Jangan kaget jika suatu Hari, saat Anda berkunjung ke Amerika dan Eropa, melihat beberapa orang dengan papan besar di dada, bertuliskan Free Hug. Mereka adalah para relawan yang memberikan terapi pelukan pada setiap orang yang membutuhkan.

“Tapi, kita harus ingat. Walau sekadar jabat tangan dan menyentuh pipi dengan pipi, ini juga ada manfaatnya. Ada rasa kehangatan ketika kita saling berjabat tangan. Namun bila ini dilakukan lebih dari ini, yaitu dengan pelukan erat. Tentu lebih bermanfaat, unsur terapinya lebih tinggi,” ujar Dr. Bhagat, salah satu doktor yang meneliti pengaruh pelukan di India.

Diharapkan masyarakat mengerti akan manfaat sentuhan dan pelukan. Sehingga pasangan suami istri, semakin sering berpelukan dan bersentuhan. Juga makin sering memeluk anak-anaknya. Seluruh bagian di kulit kita memiliki organ perasa. Dari ujung kaki hingga kepala adalah area yang sensitif bila disentuh.

Bahkan ketika bayi masih di dalam kandungan walau dilindungi air ketuban, dia sangat menyukai sentuhan kasih sayang dari ke dua orang tuanya. Jika sering disentuh, bayi dalam kandungan akan tumbuh menjadi bayi yang sehat dengan pertumbuhan yang bagus. Selain itu secara psikis bayi akan tumbuh menjadi seorang yang penyayang.

Anak-anak yang sering disentuh, dibelai dan dipeluk oleh orang tuanya juga akan tumbuh menjadi anak yang sehat. Mereka akan merasa nyaman dan memiliki kepercayaan diri. Pertumbuhan dan kesehatan pun lebih bagus dibanding dengan anak-anak yang jarang disentuh, dibelai dan dipeluk.

Pada orang tua pun, sentuhan dan pelukan sangat berarti. Apalagi pada saat kehilangan seseorang, depresi, stres. Dengan berpelukan, orang dewasa merasa ada orang yang memperhatikan, ada orang yang mencintainya, membutuhkannya. Seluruh kulit Kita, sangat peka dengan pelukan, dan sangat membutuhkan sentuhan hangat dan erat.

Seorang master reiki di Mumbai, India, berkata, “Pelukan salah satu alat untuk bertransformasi. Dengan pelukan satu pribadi dengan pribadi lain semakin dekat. Jika hubungan Anda dengan orang lain renggang. Salah satu cara agar hubungan itu menghangat dengan memeluknya.”

“Jika rumah tangga Anda di ambang kehancuran, cobalah memeluk pasangan Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan bercerai. Selain itu, hidup Anda berdua akan lebih bahagia, sehat, dan awet muda. Serta Anda akan terhindar dari stress dan depresi.”

Dr Harold Voth, senior psikiater di Kansas, Amerika Serikat telah melakukan riset dengan beberapa ratus orang. Hasilnya, mereka yang berpelukan mampu mengusir depresi, meningkatkan kekebalan tubuh, awet muda, tidur lebih nyenyak, lebih sehat.

Jika bayi atau anak-anak rewel atau sakit. Jangan biarkan mereka sendirian. Peluklah. Dengan memeluk, mereka akan merasa nyaman. Sehingga kekebalan tubuhnya lebih baik, dan kesehatan mereka pun akan jauh lebih baik. Anda sebagai orang tua pun mendapatkan efek baik dari terapi pelukan ini. Anda akan jauh lebih sehat, muda, terbebas dari depresi.

Pelukan dapat menyembuhkan sakit fisik dan psikis. Sentuhan yang dihasilkan dari pelukan membantu mengurangi rasa sakit. Beberapa penyakit parah sering kali membuat penderitanya merasa frustasi, marah, tak mungkin penyakitnya bisa disembuhkan.

Dengan pelukan, pasien yang frustasi ini merasa nyaman. Pelukan memberikan energi positif pada emosi pasien. Sehingga mengubah emosi negatifnya menjadi emosi positif. Apalagi bila pasien mendapatkan pelukan dari orang yang dicintainya.

by: Dhee (sumber: www.dunianyawanita.com)

Selasa, 09 Maret 2010

Rencang - Rencang


Kenapa rencang-rencang?

Kata rencang itu berasal dari bahasa Jawa halus yang berarti teman, jadi artinya "rencang - rencang" = "teman - teman". Karena kami semua ini berasal dari tanah Jawa,..

Kami membuat blog ini karena kami ingin "suara kami lebih didengar".

Kami ingin membagi segala hal yang terbaik dan terburuk yang kami lewati bersama.
Banyak hal yang mungkin diaggap biasa bagi sebagian orang di muka bumi ini bisa jadi itu adalah yang luar biasa bagi kami.

Sepotong demi sepotong kisah kami mungkin tidak berarti bagi orang lain, tapi itu adalah potongan-potongan yang berharga bagi setiap inchi kehidupan kami.

Begitu banyak harapan-harapan kami, saat ini setiap proses rasa sakit, bangga, bahagia, haru biru sudah menjadi makanan bagi kami.

Masih banyak mimpi yang sedang menunggu untuk kami raih.
So,.... Lets we make it happen!!!

by: Dhee